Aku Rindu Zaman Itu

Aku Rindu Zaman Itu



@ Ustadz Rahmat Abdullah


Aku rindu zaman ketika halaqoh adalah kebutuhan, bukan sekedar sambilan apalagi hiburan.


Aku rindu zaman ketika membina adalah kewajiban, bukan pilihan apalagi beban dan paksaan.


Aku rindu zaman ketika dauroh menjadi kebiasaan, bukan sekedar pelengkap program yang dipaksakan.


Aku rindu zaman ketika tarbiyah adalah pengorbanan, bukan tuntutan dan hujatan.


Aku rindu zaman ketika kita semua memberikan segalanya untuk da’wah ini.


Aku rindu zaman ketika hadir di liqo adalah kerinduan, dan terlambat adalah kelalaian.


Aku rindu zaman ketika pergi liqo selalu membawa uang infak, alat tulis, buku catatan dan Qur’an terjemahan ditambah sedikit hafalan.


Aku rindu zaman ketika seorang binaan menangis karena tak bisa hadir di liqo’.


Aku rindu zaman ketika seorang ikhwah berangkat liqo dengan ongkos jatah belanja esok hari untuk keluarganya.


Ya Allah,


Jangan Kau buang kenikmatan berda’wah dari hati kami.


Jangan Kau jadikan hidup ini hanya berjalan di tempat yang sama.




Comments

Popular posts from this blog

Kedudukan, Fungsi, dan Tujuan Halaqah dalam Dakwah dan Harakah

Ringkasan Risalah Al-Aqa'id Hasan Al-Banna

Inspirasi UHA (209) : TIGA PESAN KH. HILMI AMINUDDIN "Risalah Udzma, Wadzifatul Khilafah, dan Muhimmatud Da’wah" (2)